Kenapa Kesalahan Berbahasa Dianggap Kelaziman Dalam Karya Tulis Ilmiah? Yuk disimak!

Hulla!
Welcome back to my blog!

Apa kabar temen-temen? semoga kalian yang mengunjungi dan membaca tulisanku ini senantiasa dalam keadaan sehat dan bahagia, aamiin. 

Pada kesempatan kali ini aku ingin membahas dan menjelaskan journal berjudul Kesalahan Berbahasa Yang Dianggap Kelaziman Dalam Karya Tulis Ilmiah yang diterdapat dari Journal UIN Jakarta yang dipublikasi oleh Dialektika: jurnal bahasa, sastra, dan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia yang ditulis oleh Syihaabul Hudaa, Nuryati Djihadah, dan Winci Firdaus, Volume 8, No (1),2021,69-84. Jurnal ini termasuk ke dalam kategori Sinta 3. 

DOI:  http://dx.doi.org/10.15408/dialektika.v8i1.14617 

URL: http://journal.uinjkt.ac.id/index.php/dialektika/article/view/14617

Kira-kira kenapa dianggap lazim atau sebuah kewajaran ya temen-temen? oke yuk disimak yaa!

First of all, kenapasih aku memilih jurnal artikel ini? Seberapa wajar kah dan seberapa penting kah? Okay let me explain it!


Penulisan karya tulis ilmiah memerlukan praktik penggunaan bahasa yang benar sesuai dengan kaidah KBBI. Akan tetapi, di dalam praktik karya tulis ilmiah seperti: makalah, artikel, dan skripsi masih ditemukan praktik berbahasa yang tidak benar. Hal ini tentu saja berdampak pada pengabaian kaidah bahasa yang benar sesuai dengan KBBI. 

Tren bahasa yang berkembang di era milenial sekarang ini, misalnya penggunaan kata "praktik" yang sering dituliskan "praktek", kata ini seringkali digunakan dan sudah menjadi kosa kata sehari-hari, bisa dibilang penggunaan dan penyebutan kata praktek ini lebih popular digunakan dibandingan kata "praktik". 


Selain tren bahasa, faktor komunikasi penggunaan bahasa antar individu kaum milenial sekarang ini lebih banyak menggunakan bahasa gaul dibandingkan kata baku, tetapi disisi lain penggunaan bahasa gaul inipun sudah dianggap menjadi bahasa baik karna terbiasa dan sopan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun terkadang penggunaan tren bahasa ini memiliki makna yang beda karna terdapat kesalahan yang fatal yang membuat makna kata itu menjadi berbeda, misalnya penggunakan kata di-, sering kali kita temukan, misalnya dijalan, yang mana seharusnya penulisan yang benar yaitu di jalan, yang ditulis secara terpisah, serta penggunaan kata di pada nama tempat, contohnya di Jakarta, di Bandung. 

Kesalahan seperti yang sudah dijelaskan diatas seharusnya menjadi bahan evaluasi dan dikoreksi oleh kaum milenial, as a student, kita belajar bahasa yang baik dan juga selain belajar kita sudah seharusnya bisa mempraktikkan penggunaan bahasa yang baik seperti yang sudah kita pelajari.  Karena dengan kesadaran akan bahasa yang baik tadi, memicu faktor kelaziman dalam interaksi antar individu dan membuat itu seolah-olah benar dan menjadi kebiasaan. Padahal sebagai pelajar khususnya mahasiswa, kita bisa membedakan kebiasaan yang patut untuk dipertahankan dan kebiasaan mana yang harus diperbaiki.

Juga menurut saya, kelaziman kesalahan berbahasa ini juga dipicu karena sudah terbiasa dengan komunikasi lisan yang terjadi antar individu. Yang mana sebaiknya antar individu ini saling mengingatkan, memperbaiki, dan mempraktikkan mana penggunaan bahasa yang benar, bukan hanya baik. Karena dari cara kita berkomunikasi ataupun sekadar menulis sebuah karya, penulisan itu menunjukkan identitas bahasa suatu negara dan menggambarkan kalau oh seperti ini ternyata Bahasa Indonesia, jadi membuat perspektif misalnya orang asing menjadi tertarik untuk mempelajari serta mendalami Bahasa Indonesia. 

Selain itu, saya juga pernah membaca artikel tentang kampus di luar negeri yang terdapat jurusan Bahasa Indonesia, dan itu ga sedikit, ada minimal 10 kampus di beberapa negara yang saya baca antara lain yaitu Vietnam, Jepang, Korea Selatan, Maroko, Australia, Amerika Serikat, Hawaii, Belanda, dan Ukraina. Dan jujur saat saya menemukan dan membaca artikel ini membuat saya tersadar akan Bahasa Indonesia menarik loh di luar negeri, dan membuat saya sangat bangga menjadi bagian dari Warga Negara Indonesia ini.


Juga selain itu, di beberapa negara sebut saja misalnya Arab Saudi, yang mana terkenal dengan memenuhi panggilan dan kewajiban iman dan ibadah sebagai seorang muslim, itu sangat tidak asing dengan Warga Negara Indonesia, bahkan sebagian besar dari mereka berdialog menggunakan Bahasa Indonesia dan ada juga beberapa penjual yang memang menerima pembayaran dengan mata uang Rupiah milik Indonesia. Jadi dari contoh-contoh diatas, sudah seharusnya kita sudah membiasakan diri menggunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan KBBI yang baik dan benar. Hal ini senada dengan UU Nomor 24 Tahun 2009 yang mengajarkan penggunaan bahasa untuk mengutamakan Bahasa Indonesia di ruang publik, secara lisan maupun tulisan. Kemudian, Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan mengeluarkan semboyan 
Utamakan Bahasa Indonesia, Lestarikan Bahasa Daerah, Kuasai Bahasa Asing.
Semboyan tersebut membuat keharmonisan praktik berbahasa dengan konsep baik dan benar tanpa melupakan bahasa lainnya yang sudah dan akan menjadi kebutuhan di masa mendatang.

Tujuan penulisan artikel ini yaitu untuk mengkaji praktik penggunaan bahasa, menyadarkan antar individu akan pentingnya penggunaan berbahasa yang baik dan benar, mengoreksi dan memperbaiki kebiasaan penggunaan bahasa yang baik menjadi menggunakan bahasa yang baik dan benar sesuai KBBI, juga secara tidak langsung memperkenalkan Bahasa Indonesia yang baik dan benar kepada orang asing. Serta sebagai mahasiswa dan Warga Negara Indonesia, kita memiliki peran untuk melestarikan Bahasa Indonesia, Bahasa Daerah serta menguasai Bahasa Asing.

Karena jika kita sudah membiasakan diri dengan menggunakan bahasa yang baik dan benar, tentunya akan membawa banyak dampak positif dari hal yang sudah kita praktikkan di ruang publik. Dan tentunya dengan membiasakan diri menggunakan bahasa yang baik dan benar dalam berkomunikasi lisan membuat kita sebagai mahasiswa terbiasa dengan menulis dan menggunakan penggunaan bahasa yang baik dan benar dalam menulis karya ilmiah. Dan semakin membuat kita sadar ternyata selama ini masih terdapat kekeliruan bahasa yang kita pakai, dan dari hal ini kita dapat mengoreksi diri dan memperbaiki yang salah menjadi benar.

Aku harap dari artikel ini membuat kalian tersadar akan pentingnya penggunaan bahasa yang benar, bukan hanya baik saja. Semoga apa yang saya sharing dan tulis disini menjadi bermanfaat untuk kalian yang sudah menyempatkan waktunya untuk mengunjungi dan membaca artikel ini sampai selesai. Terimakasih. 

Semoga akan ada dan terus banyak informasi, sharing, yang bisa aku tulis di blog ini, dan tentunya membuat konten lebih menarik lagi. Stay tune terus ya di blog aku ini, don't forget to follow this blog! 

Okay cukup untuk kesempatan kali ini. 
See you on another post~

-DAN

33 comments

  1. Sumpah keren bgt ini ilmunya bermanfaat,terimakasi dan semangat untuk penulis

    ReplyDelete
  2. bermanfaat bgt artikel nya, makasi yaaa

    ReplyDelete
  3. Artikelnya bermanfaat banget, terima kasih informasinya yaa

    ReplyDelete
  4. Artikelnya bagus dan informatif, makasih infonya

    ReplyDelete
  5. Wah ini menarik banget sih. Saya pribadi sering banget nemuin penggunaan bahasa yang belum sesuai kbbi di beberapa tulisan ilmiah. Gak cuma itu aja, orang-orang disekitar kita juga banyak yang suka salah tulis, ntah beda huruf, penggunaan huruf kapitalnya, atau kata imbuhan gitu. Penyebabnya sih yang paling banyak emang karena udah terbiasa. Jadi artikel ini bagus banget sih buat dibaca. Makasih ya rekomendasi artikelnya!

    ReplyDelete
  6. informasinya sangat bermanfaat sekali, terimakasih

    ReplyDelete
  7. WOW artikelnya menarik...dan mengingatkan pentingnya untuk menggunakan bahasa yg baik dan benar. DESIGNnya juga KEREN banget.
    Artikelnya enak dibaca, aku baca sampai selesai loh...

    Ditunggu ya konten selanjutnya

    ReplyDelete
  8. Bagus sekali artikelnya. Terimakasih atas informasinya kak.

    ReplyDelete
  9. ga sia2 buka ini, informasi nya bagus banget bermanfaat nih buat kaum2 muda yang suka berkarya lewat tulisan

    ReplyDelete
  10. sumpah penjelasan informasinya sangat singkat padat dan jelas sangat-sangat mudah untuk dipahami. kebetulan saya juga suka menggunakan bahasa gaul dalam sehari-harii, pokoknya makasih bangat adanii udh bantu menyadarkan untuk berbahasa yg baik dan benarrr

    ReplyDelete
  11. bagus bgt ini kontennya, ngasih informasi yang penting bgt

    ReplyDelete
  12. Menarik dan bermanfaat sekali infonyaa

    ReplyDelete
  13. ehiyaa ini bener bgt aku jg ngerasa bahasa aku tuh makin hari makin melenceng bgt maksudnya kayak kurang baik dan benar. makasih adani atas informasinyaaa, bisa jd pengingat bagi org2 agar mulai berbicara dgn bahasa yang baik dan benar👍🏻

    ReplyDelete
  14. Ini menarik banget infonya makasih

    ReplyDelete
  15. Penggunaan bahasa yang benar memang penting banget sih menurutku, makasih kak tambahan ilmunya ❤️

    ReplyDelete
  16. informasinya banguss bangett, keep the rhythm!

    ReplyDelete
  17. Info mrnarik ini, lanjutkan anak muda!!

    ReplyDelete
  18. Iya benar juga dikatakan oleh adani jangan sampai melupakan bahasa Indonesia dan tidak boleh punah bahasa daerah serta kita harus mengharmonisasikan penggunaan antar bahasa, caranya yaitu menyelaraskan perbandingan bahasa tanpa dikotomi lagi, karena setiap orang mempunyai keunikan gaya bicara bahasa, namun jangan sampai melupakan bahasa nasional sebagai bahasa resmi yaitu bahasa Indonesia, semoga bermanfaat bagi kita semua, Terima kasih adani atas informasinya

    ReplyDelete
  19. informasi yang sangat berguna nihhh

    ReplyDelete
  20. Wah bagus artikelnya ternyata masih banyak kesalahan pada penulisan karya ilmiah yang dipengaruhi oleh kebiasa bahasa gaul yang terbawa pada penulisan ilmiah. Trimakasih informasinya 👍

    ReplyDelete
  21. Artikel yg informatif bgt berarti ada faktor komunikasi penggunaan bahasa antar individu kaum milenial sekarang ini lebih banyak menggunakan bahasa gaul dibandingkan kata baku, tetapi disisi lain penggunaan bahasa gaul inipun sudah dianggap menjadi bahasa baik karna terbiasa dan sopan digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Makasih infonya nya

    ReplyDelete
  22. terima kasih, informatif banget!

    ReplyDelete
  23. bener-bener ganyangka Adani tulis artikel ini, karna kemarin kepikiran pgn bgt pelajarin kaidah bahasa indonesia yg baik&benar, karna mengetahui ada teman dari lain negara yang ingin pelajari bahasa indonesia juga. sementara saya baru sadar, kalau bahasa yg saya gunakan sehari-hari tidak baku, dan tidak tau bahasa yang baik & benar seperti apa. Terima kasih Adani!!! ini bermanfaat bangett🥺❤️

    ReplyDelete
  24. Artikelnya bagus bgt dan bermanfaat

    ReplyDelete
  25. Bener banget nih saya sendiri pernah ngerasain ini, tapi setelah dibiasain dengan menggunakan bahasa indonesia jadi gak kagok lagi kalo buat tugas makalah misalnya 👍👍👍

    ReplyDelete
  26. Artikelnya bagus banget, informatif dan bisa nambah wawasan kita

    ReplyDelete
  27. topiknya menarik banget, penting dibaca terutama buat mahasiswa yang sering bergelut dalam penulisan karya tulis ilmiah, makasih infonyaa

    ReplyDelete
  28. bener banget! menggunakan bahasa/ kata2 yg baik emang penting banget apalagi buat kita para mahasiswa buat kalo ngerjain tugas makalah, artikel, jurnal, skripsi, dll. makasih infonyaa

    ReplyDelete
  29. Thank you bermanfaat banget artikelnya untuk yang sedang membuat karya ilmiah. Emang dalam menulis itu butuh penggunaan bahasa yang baik dan benar

    ReplyDelete
  30. Bagus bgt artikelnya sgt bermanfaat, tengs infonya!!

    ReplyDelete